Kamis, 02 Mei 2013

SMKN 1 Bungoro Pangkep, Hadirkan 2000 Peserta Gerak Jalan Santai.

 Sekitar 2000 orang siswa-siswi SD,SMP,SMA,SMK se-kabupaten Pangkep, ikut meramaikan gerak jalan santai yang digelar SMK negeri 1 Bungoro jum'at(3/5)pagi.

Turut dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga,Sekertaris daerah Pangkep, Komandan Kodim,Kepala Kepolisian Resort, guru dan kepala sekolah SD,SMP/SMA/SMK.

Rute gerak jalan ini sepanjang 4 km,dimulai dari halaman sekolah SMKN 1 bungoro menuju terminal lama, pasar Pangkajene belok ke jalan poros makassar pare dan berakhir ke SMKN 1 Bungoro.

Kepala Sekolah SMKN 1 Bungoro, Drs.H.Muh.Akbar Parollei,MM mengatakan" kegiatan ini adalah yang ke empat kalinya, sehingga ini merupakan event Tahunan" ucapnya.

" Tujuan utamanya adalah silaturahmi antara semua siswa sekolah,guru dan pemerintah daerah, agar terjalin sinergitas yang menimbulkan rasa tentram dan damai sehingga tercipta kegembiraan" ucap peraih penghargaan Indonesian Best Executive Achievement Award 2013 (IBEA Award 2013)ini.

Dalam kegiatan gerak jalan santai ini disediakan door price bagi 2000 penerima kupon gerak jalan santai yang akan di undi setelah acara selesai.

" Kami menyediakan hadiah hiburan bagi mereka, meskipun hadiahnya kecil-kecil, yang penting nilai kegembiraan dalam silaturahmi mereka besar, yang paling penting adalah kebersamaan dan ridha Allah", tambahnya.

Tina salah satu siswa mengatakan,"kita semua sangat senang ikut gerak jalan santai, kapan lagi kita bisa ketemu dengan siswa-siswi dari sekolah lain kalau bukan saat sekarang, tidak mungkin kita masuk kesekolah mereka satu persatu, soal hadiahnya belakangan, dapat alhamdulilah,tidak dapat juga tetap alhamdulillah, klujarnya sambil memperlihatkan teman barunya".

Rabu, 01 Mei 2013

Momentum Hari Pendidikan Nasional diwarnai Demonstrasi

Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) diwarnai aksi demonstrasi yang dilakukan IPPM ( Ikatan Pemuda Pelajar dan mahasiswa) pangkep, aksi ini dilaksanakan di 3 titik. di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga, kantor DPRD, dan kantor Pemda. mereka menuntut agar kepala kementrian pendidikan di turunkan dari jabatannya. perihal pelaksanana ujian nasional yang bermaslah

18 pelajar SMA 2 Pangkajene Diberi Hadiah Oleh Bupati


Bupati memberikan Hadiah berupa uang tunai kepada 18 siswa-siswi SMA negeri 2 pangkajene yang berprestasi dalam acara penamatan Angkatan II SMA negeri 2 Pangkajene tahun pelajaran 2012/2013, digedung islamic centre selasa(30/4).

Bupati Pangkep,H.Syamsuddin A Hamid SE mengatakan saat diundang menghadiri acara penamatan ini, ia berfikir hanya acara penamatan biasa saja, tapi ternyata setelah berada ditempat acara melihat dan mendengar langsung, bahwa ternyata 136 siswa yang telah tamat disekolah ini adalah siswa-siswi yang berprestasi.

"Saya sangat bangga dengan siswa-siswi yang berprestasi ini, olehnya itu, sy tidak meminta dari dinas sosial, ataupun dari dinas pendidikan tentang dana anggaran atau apalah semacamnya untuk diberikan kepada siswa berprestasi, saya sendiri atas nama pribadi memberikan hadiah berupa uang tunai satu juta tiap siswa yang telah berprestasi." katanya penuh semangat.

"Mudah-mudahan kedepan Kabupaten pangkep mempunyai orang-orang yang pintar, sehingga bisa memajukan sumber daya manusia". harapnya

ke 18 pelajar yang mendapat hadiah dari bupati terdiri peringkat regular 10 orang, 5 orang peringkat aklarasi dan 3 orang dari IPS.

Selain Bupati yang mengikuti acara penamatan,ada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga, Unsur muspida, siswa kelas 1 dan 2 serta orangtua siswa.(Ria)

Bupati Pangkep Puji Karya siswa SMK Prima Nusantara.

 Gelar Karya siswa melalui Pameran kreatifitas Sekolah Menengah Atas(SMA) dan Gebyar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dilaksanakan di gedung citramas Pangkep mulai 30 April hingga 2 Mei.kegiatan ini membuat setiap orang yang melihat berdecak kagum dan bangga.Pasalnya Segala bentuk kreatifitas siswa, ditampilkan dalam pameran pendidikan ini yang digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Muhammad Ridwan mengatakan, Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban dari 4 pilar pendidikan, kegiatan ini menampilkan karya siswa sebagai daya cipta SMA/SMK yang membangun masyarakat cerdas dan kreatif berbasisi keunggulan lokal yang berdasarkan sains, tekhnologi dan seni untuk meningkatkan daya saing siswa.

Stand pertama yang dikunjungi bupati adalah Stand SMK Prima Nusantara , sekolah ini adalah sekolah jurusan keperawatan,di stand tersebut Bupati melakukan tes kesehatan yang dilakukan oleh salah satu siswa, selain menguasai tentang kesehatan sekolah ini juga membuat kerajinan dari koran bekas seperti Vas bunga,keranjang, toples,kotak perhiasan, kotak penyimpanan koran, dan lainnya membuat Bupati terpukau.

Bupati Pangkep H.Syamsuddin A Hamid SE mengatakan, " Banyak kerajinan dari kertas bekas, tapi tak seperti yang dihasilkan seperti ini, saya menyukainya, ini adalah suatu pembuktian bahwa mereka kreatif, hal-hal yang biasanya yang dipikirkan tak berguna, bisa menjadi hal yang bisa dimanfaatkan, dari limbah jadi duit, insya Allah karya ini kedepan akan dijadikan produk ditiap kecamatan.

Kepala Sekolah SMK Prima Nusantara, Bagus Dibyo Sumantri, Sangat senang dan bangga ketika mendapat kunjungan bupati ke standnya dan bersedia melakukan tes kesehatan, dan memuji hasil karya siswanya. (Ria)

Rabu, 24 April 2013

Tak Ada Barang Bukti, 5 Pelaku Bom dilepas.



 Lima pelaku pemboman ikan yang tertangkap tangan oleh pihak Kepolisian Sektor (polsek) Liukang Tangayya di Pulau Sapuka, kini dilepaskan, Sabtu( 20/4).

Pihak Polsek Liukang Tangayya terpaksa melepaskan mereka dengan alasan tidak ada bukti. Kapolsek Liukang Tangayya, Ajun Komisaris Polisi(AKP) Srianto Ponidjan mengatakan, pihaknya melepas para pelaku, karena saat pengejaran alat bukti berupa bom dan alat bom ikan dibuang oleh pelaku dilaut.

"Saat ditemui dikantornya,Srianto mengatakan " mereka kami tahan seminggu yang lalu, dan Bagaimana bisa kami menahannya terlalu lama, alat bukti mereka sudah dibuang, kami tidak bisa apa-apa, "katanya.

Warga Pulau Sapuka sangat menyayangkan hal ini, menurut mereka kelima orang tersebut adalah orang yang selalu melakukan pemboman dilaut, warga sangat senang ketika mengetahui bahwa mereka ditangkap, namun ketika mengetahui dilepas, warga sangat kecewa.

" mereka itu sudah berkali-kali melakukan pemboman didaerah kami, harusnya polisi harus tegas memproses mereka,bukan malah melepaskan" ketus salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Warga Pulau Liukang Tangayya Minta Penambahan Jatah Raskin.


Penerima Beras miskin(raskin) yang berdasarkan data TNP2K untuk wilayah kecamatan Liukang Tangayya sebanyak 1596 kepala keluarga, untuk 3 tahun terakhir ini tidak pernah bertambah akibat tak ada pendataan ulang yang dilakukan.

Kadir(41),warga pulau Sapuka mengatakan," Saya dan beberapa warga lain cuma pemancingji kasian, masa'tidak dapat, mauki juga na tidak pernah ada yang mendata."keluhnya.

Menurut warga pulau tersebut, jatah raskin datang kepulau tiap 3 bulan sekali dan akibat tak adanya lagi pendataan, warga pulau yang telah tercatat sebagai penerima raskin harus rela membagi sebagian jatah mereka untuk warga lain.

Kepala bagian(kabag)perekonomian pangkep, agus salim membenarkan bahwa tak ada penambahan jumlah penerima raskin di kecamatan Liukang Tangayya."memang benar tak ada penambahan,tak ada pengurangan, jumlahnya tetap,tidak berubah".

Agus menambahkan, bahwa pemerintah sangat memahami bahwa jatah penerima raskin untuk pulau lebih besar karena tak ada sawah disana.

Senin, 22 April 2013

5 hari Bupati Pangkep Kunjungi Pulau Terluar.




Sejak kamis(17/4) hingga(22/4) rombongan bupati yaitu, wakil bupati unsur muspida dan beberapa pimpinan SKPD terkait, melakukan perjalanan laut menuju pulau-pulau terluar di kecamatan Liukang tangayya dengan menggunakan kapal kayu.

Kunjungan Bupati beserta rombongannya ini adalah kunjungan pertama yang dilakukan pejabat dengan menggunakan kapal kayu, bupati diperiode sebelum-sebelumnya tak pernah berani melakukan hal ini. Mereka hanya berani melakukan perjalanan dengan naik kapal Angkatan Laut dan helikopter.

Bupati dan wakil bupati bersama unsur muspida lainnya,anggota DPRD beserta sejumlah pimpinan SKPD terkait kini pulang dengan selamat, kapal kayu yang mereka tumpangi adalah kapal rakyat yang berasal dari pulau Balo-baloang, dengan tonase 200 ton, yang membawa sejumlah barang bantuan  yang ditujukan ke masyarakt pulau, dengan jumlah batasan angkutan 60 orang.Awalnya, rombongan memulai perjalanan melalui pelabuhan penyeberangan Kayangan di Kabupaten Lombok Timur,Pulau Lombok,Nusa Tenggara Barat, setelah tiba di wilayah tersebut,rombongan bupati melakukan silaturahmi dengan warga pangkep yang bermukim di wilayah tersebut.

" ini adalah kunjungan saya yang pertama, saya ingin melihat langsung warga saya dan mencoba mendengarkan keluhan mereka secara langsung dan memberikan solusi terbaik untuk mereka ",kata Bupati Pangkep,H Syamsuddin A.Hamid,SE.

Selanjutnya dari pelabuhan Kayangan ,rombongan bupati memulai kunjungan kerjanya menuju wilayah timur Liukang Tangayya. Dengan lokasi kunjungan pertama di Pulau Sapuka dengan jarak tempuh 18 jam. Dipulau tersebut masyarakat dari beberapa desa telah menunggu. Menyambut rombongan dengan kawalan 17 kapal nelayan . Sesampainya disana disambut meriah oleh warga dengan tarian padduppa,dan beberapa atraksi budaya lainnya.

Di pulau Sapuka,Bupati mengajak untuk melakukan pemotretan E-KTP di kantor desa serta memberikan bantuan berupa 9 mimbar masjid,genset 10 buah, 10 ribu steak singkong gajah, bola kaki 27 buah, karpet 5 roll, bibit kelapa 8 ribu buah mengadakan dialog terbuka untuk warga, tentang apa saja keluhan mereka kemudian diberikan solusi serta penjelasan bijak yang dari  unsur muspida dan SKPD. Rombongan menginap dipulau tersebut selama semalam.

Esok paginya perjalanan diteruskan dipulau Kembang Lemari padahal sebelumnya tak ada jadwal untuk kesana namun karena saat dialog semalam warga pulau tersebut mengajak rombongan bupati untuk berkunjung. Jarak yang ditempuh dari Pulau Sapuka ke Pulau Kembang Lemari sekitar 1 setengah jam. Disana bupati pangkep juga mengadakan dialog , pulau yang memiliki 9 kelompok Majelis ta'lim ini diberikan bantuan berupa 300 buah Al-qur'an. Tak mau menyia-nyiakan kunjungan bupati, warga pulau mengajak bupati untuk meresmikan sekolah menengah pertama yang ada dipulau tersebut.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke Pulau Aloang desa Tampa-ang, dengan lama perjalanan 3 jam. Sekitar 500 meter sebelum sampai di dermaga pulau itu, 27 kapal nelayan juga telah menyambut dengan kawalannya, mereka sangat antusias, bupati disambut pula dengan tarian paddupa dan atraksi lain, dipulau tersebut juga diberikan bantuan yang sama dengan pulau Sapuka serta diadakan dialog terhadap warga.

Dari pulau Aloang perjalanan dilanjutkan kembali pada pukul 9 malam hari menuju Pulau Sailus, jarak tempuh menuju pulau tersebut sekitar 4 jam. Pukul 2 dini hari rombongan bupati tiba, yang membuat terharu meskipun rombongan bupati datang dini hari, ratusan warga pulau sailus sangat antusias menyambut rombongan bupati, tua dan muda rela begadang menunggu sang pemimpin mereka.

Sehingga dengan wajah lusuh, dan suara serak bupati terharu menyampaikan terimakasih terhadap perhatian warganya yang sangat sabar menunggu dari pagi hari sesuai jadwal, namun ada kunjungan mendadak di pulau Kembang Lemari, hingga jadwal berubah. Setelah mengucapkan rasa terimakasihnya,bupati mengajak untuk melakukan dialog esok paginya dan meminta kepada warga untuk beristirahat, serta mengingatkan untuk melakukan pemotretan E-KTP di kantor desa.

Esok harinya sebelum dialog, bupati dan rombongan meresmikan sekolah menengah pertama(SMP)di pulau tersebut serta sebagai saksi atas tanah hibah yang diberikan salah seorang warga untuk lahan yang akan dibanguni Sekolah Menengah Atas(SMA). Setelah itu dialogpun diadakan,diberikan pula bantuan yang sama dengan pulau sebelumnya . Ternyata dalam dialog tersebut, masyarakat pulau lain juga turut, sehingga mereka juga mengajak rombongan bupati untuk mengunjungi pulau mereka. Tak tahan dengan permohonan warga, jadwal kunjungan lagi-lagi ditambah.

Pulau tersebut adalah pulau Poleonro, pulau yang dikelilingi dengan karang terluas tersebut, mengakibatkan 2 kali evakuasi dari kapal menggunakan perahu nelayan kecil. Di pulau tersebut juga diadakan dialog yang sama dengan pulau lainnya.

Faisa(61) warga pulau poleonro mengatakan, sangat gembira atas kedatangan bupati dan rombongan pasalnya pulau poleonro sangat jarang dikunjungi pejabat pemerintah daerah.

"Saya dengan umur segini,baru pertama kali melihat bupati pangkep, sebelumnya tidak pernah, kami semua sangat senang,itu artinya pemerintah juga memperhatikan kami", ujarnya seraya selalu memberikan doa keselamatan bagi perjalanan rombongan bupati di laut.

Pulau Poleonro adalah pulau terakhir di kecamatan Liukang Tangayya yang dikunjungi oleh rombongan bupati. Helaan Nafas lega dari rombongan ketika akan kembali kepelabuhan kayangan di Kabupaten Lombok Timur,Pulau Lombok,Nusa Tenggara Barat, dan kembali ke Pangkep.